Sabtu, 12 Agustus 2017

Desa taman sare dungkek sumenep, suatu desa yang terletak di sebelah timur pulau madura. Desa taman sare memiliki potensi alam yang sangat beaar yang di antaranya adalah siwalan, mente, kelapa, semangka, dan hasil pertanian lainnya.
Desa taman sare yang terbagi menjadi tiga dusun, diantaranya dusun ginyang yang merupakan dusun paling selatan dan dusun gunong yang terletak di tengah dan yang utara dusun tengat.
Dari ketiga dusun terdapat perbedaan tersendiri dari hasil pertaniannya yang mana dusun ginyang sebagai penghasil gula siwalan terbesar di kawasan taman sare utamanya. Dan juga sebagai penghasil kerajinan dari kayu yang biasanya di buat lemari dan kursi serta lainnya.
Sedangkan dusun gunong memiliki penghasil pertanian yang cukuo besar pula namun dari siwalan masih kurang besar dibandingkan dengan ginyang akan tetapi dusun ginyang memiliki keunggulan dari segi hasil tani persawahan yang di antaranya padi, tembakau, jagung dan sayuran serta masih banyak lainnya.
Yang terahir dusun tengat yang memiliki hasil pertanian yang cukup besar dibandingkan dari dua dusun lainnya dimana hasil pertanian yang ada meliputi mente, kelapa, semangka, gula merah, jagung, padi, dan sebagainya.
Dari hasil tani masyarakat taman sare masuk dalam kategori desa yang memiliki hasil pertanian yang lengkap.

budaya pesta tunangan

Taman sare merupakan desa yang ada di kecamatan dungkek. dimama taman sare terkenal dengan produksi gula dan kelapa serta mente yang melimpah.
Namun taman sare tidak hanya itu saja yang menarik dari desa ini melainkan yang menarik pada perayaan tunangan yang dilakukan masyarakat, seringkali perayaan tunangan menjadi suatu acara yang selalu meriah. Hal ini, di karena kan adanya pesta pertunangan yang sampai meberikan kesan terlihat sama dengan acara pernikahan. Kedua mempelai di pasangkan dengan busana yyang biasanya di gunakan pada acara pernikahan di madura yang juga menggambarkan budaya madura dari dahulu.
Selain dari sisi perayaan yang meriah masyarakat taman sate juga mempunyai suatu budaya yang dipertahankan dan diperagakan ketika acara pertunangan yang mana hal ini merupakan budaya naik kuda yang dilakukan oleh kedua mempelai. Dimana budaya ini sudah jarang di temukan di tempat lain, sebab di taman sare terus pertahankan budaya nya meski keadaan zaman sudah mulai maju seperti hal nya di lingkungan masyarakat taman sare bukan karena di taman sare tidak ada motor atau kendaran bermotor melainkan hal ini yang menjadi menarik dimana masyarakat tetap pertahankan budaya naik kuda tersebut.
Penggunaan kuda sebagai kendaraan kedua mempelai juga di iringi oleh musik tradisional madura. Ketika dalam acara pesta juga ditemukam diadakannya acara kesenian madura yang di antaranya, lodruk, sinden, topeng, dan

Desa taman sare dungkek sumenep, suatu desa yang terletak di sebelah timur pulau madura. Desa taman sare memiliki potensi alam yang sangat ...